Membuat Interface Tampilan

Sabtu, 28 Agustus 2010

Prinsip dasar untuk membuat sebuah tampilan antar muka sama halnya dengan prinsip desain dalam mendesain sebuah karya seni di atas kanvas. Prinsip desain adalah cara menyusun (meletakkan) obyek, warna yang semua itu sama dengan tampilan pada layar komputer.

Meskipun banyak alat (tool) pemrograman membuat mudah dalam mendesain dengan hanya drag drop komponen kedalam form anda atau halaman web anda, dengan hanya sedikit rencana dalam mendesain sebuah aplikasi nantinya akan banyak perubahan desain. Team pengenbang software biasanya mendesain elemen dulu dalam kertas, medesain keutuhan komponen atau kontrol yang dibutuhkan dalam software tersebut dan relasi antar form.

Prinsip dasar desain harus diterapkan dalam antar muka program aplikasi atau desain yang berbasiskan web agar diperoleh desain yang bagus. Untuk software aplikasi dan Web base aplikasi berbeda, tapi bagaimanapun juga kedua model aplikasi dan web base mempunyai proses yang mirip.

Pedoman Antar Muka Berbasis Windows
Yang menjadi keunggulan dari sistem operasi windows adalah sistem menyediakan perintah interface dalam bayak aplikasinya adalah sama. Pengguna dapat belajar dalam satu basis windows yang lainnya akan mudah untuk dipelajari, karena antar mukanya sama.

Menu adalah contoh yang bagus untuk menunjukkan perintar antar muka. Dalam aplikasi berbasis windows memiliki standar bahwa menu File terletak sebelah kiri dari menu bar dan menu help selalu paling kanan, dan menu opsional lainnya seperti Edit Toll diantaranya. Merubah hal yang sudah menjadi stanadar akan mengakibatkan user akan menjadi bingung dan akan menurunkan keunggulan aplikasi tersebut.
Penempatan perintah juga sangat penting. Sebagai contoh, pengguna ingin menggunakan perintah Copy, Cut, Paste on Edit menu. Memindah ke tempat lain akan menyebabkan pengguna bingung.

Satu kunci konsep pendayagunaan dalam percoabaan adalah penemuan. Jika pengguna tidak dapat menemukan keunggulannya. Penguna harus tahu ketika mereka akan menggerjakan sesuatu maka ia harus tau  dengan hanya melihat aplikasi. Contoh mereka harus tahu jika akan membuka form, menetup form dan lain-lain.
Untuk mengetes pengguna, tim meminta penguna menjalankan aplikasi tanpa diberi tahu sebelumnya. Jika mereka dapat menggunakan aplikasi dengan baik tanpa banyak bertanya, berarti apliakasi itu bagus dan sebaliknya jika user tidak tahu maka tim penegmbang harus bekerja keras untuk merevisi programnya.

Navigasi
Hampir semua pengguna komputer sudah familiar dengan sistem menu sebagai navigasi. Pengunaan elemen menu antarmuka sangat penting. Pengembang biasanya menggunakan ,memu standar windows, karena user sudah terbiasa dan familiar menggunakan standar menu windows. Dengan penambahan skrip pada browser. Aplikasi berbasis web dapat memakai sistem menu window seperti sistem menu aplikasi pemrograman klasik.  Sebagai tambahan link form pada aplikasi klasik di dalam web berubah menjadi link antar file. Dan sekali lagi kesederhaan dan konsistensi dalam mendesain sebuah aplikasi adalah poin yang bagus dalm navigasi sistem.

Panduan Untuk Penguna Bagaimanapun bagusnya sebuah antar muka haus juga dipenuhi panduan untuk pengguna, karena pegguna wewaktu-waktu membutuhkan hal tersebut. Entuk bantuan adalah berupa file help atau file HTML yang desertakan dalam aplikasi dan siap diprint untuk dokumentasi. Bentuk bantuan harus di desain sebelum aplikasi dibuat deploy, seperti bagian lain dari program.

Kesimpulan
Prinsip utama dalam mendesain sebuah program adalah bagaimana kita bisa memilih elemen sesuai fungsinya, memilih kombinasi warna, meletakkan elemen dengan mudah dan navigasi program yang baik. Tes program aplikasi  langsung kepada penguna tanpa harus memberitahu dulu. Jika mereka bisa menemukan bagaimana cara menggunakan program aplikasi anda berarti program anda sudah layak.

0 komentar:

Poskan Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme